Langsung ke konten utama

Adab sebelum Ilmu

Apa itu adab? Apa itu ilmu? Dan bagaimana kedudukan keduanya satu sama lain?
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adab berarti kehalusan & kebaikan budi pekerti; akhlak. Sedangkan ilmu adalah pengetahuan & kepandaian (tentang soal duniawi, akhirat, lahir, batin, dan sebagainya). 

Berangkat dari pengertian di atas, ilmu dan adab adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Lalu bagaimana kedudukan keduanya? Mana yang harus di dahulukan belajar ilmu pengetahuan ataukah belajar tentang adab?

Dalam menuntut ilmu, pelajari adab dulu. Ilmu dan adab tidaklah dapat dipisahkan, seorang penuntut ilmu harus beradab ketika menerima ilmu dari gurunya, beradab terhadap gurunya, beradab dengan teman-temannya, bahkan beradab terhadap buku yang dipelajarinya. 

Menurut sejarah, banyak guru-guru besar, ulama, sebelum menuntut ilmu menyempurnakan akhlaknya, menyempurnakan adabnya. Ibnul Mubarak رحمه الله  dalam bukunya yang berjudul Min Hadyis Salaf Fi Thalibil Ilmi mengatakan: "Aku mempelajari adab selama 30 tahun, kemudian aku menuntut ilmu selama 20 tahun. Mereka mempelajari adab sebelum ilmu". Beliau juga mengatakan: "Adab itu ⅔ (dua per tiga) ilmu".

Menurut Syeikh Ibnu Utsaimin رحمه الله dalam bukunya yang berjudul Syarah Al-Hilyah halaman ke-7 beliau mengatakan bahwa: "Penuntut ilmu yang tidak berhias dengan akhlak mulia maka sesungguhnya menuntut ilmunya tersebut tidaklah bermanfaat".

Abdullah bin Mubarak (Ulama Sufi) beliau mengatakan: "Kita lebih membutuhkan adab (meski) sedikit dibanding ilmu (meski) banyak".

Di masa sekarang banyak sekali gambaran orang-orang berilmu yang tak beradab. Pedagang yang tidak jujur, guru yang tidak amanah, pejabat yang korupsi, dan masih banyak lagi. Mereka semua berilmu tapi adabnya tidak ada. Keberkahan ilmunya hilang, yang harusnya ilmunya mengantarkan ia kepada kemuliaan dunia dan akhirat, malah menjatuhkannya kedalam neraka. Itulah gambaran pentingnya seorang yang berilmu memiliki adab. Karena pada kenyataannya dalam masyarakat orang yang beradab lebih disenangi daripada orang yg berilmu tapi tidak beradab.

Nasihat dari Ulama kita KH. Abdullah Kafabihi Mahrus (pengasuh Ponpes Lirboyo Kediri) dalam bukunya Ta'limul Muta'allim Pentingnya Adab Sebelum Ilmu, beliau mengatakan: "Kitab yang menjelaskan tentang akhlak sangat cocok untuk masa sekarang karena banyak orang sudah tidak memperhatikan moral & akhlaknya. Tidak santri, tidak mahasiswa, tidak tua, tidak muda, tidak besar, tidak kecil, mereka lebih mementingkan ilmu tanpa melengkapinya dengan akhlak. Padahal yang menjadi tolak ukurnya orang berilmu atau tidak adalah akhlaknya".

Semoga tulisan yang sedikit ini bisa menyadarkan kita tentang pentingnya adab sebelum menuntut ilmu. Sebagai seorang siswa sudah sepatutnya kita kita harus memiliki adab dalam menuntut ilmu agar keberkahan ilmu itu bisa diraih, sebagai guru pentingnya adab agar kita bisa menjadi contoh untuk siswa-siswi kita, sebagai individu di dalam sebuah lingkungan masyarakat dengan adab tentu akan menjadikan ilmu yang kita miliki memberikan manfaat yang sebesar-besarnya. 

Komentar